Carol Shelby Raja Balap Mobil Jalanan Highspeedway di 24 Hours Le Mans

Carol Shelby Raja Balap Mobil Jalanan Highspeedway di 24 Hours Le Mans – Pada tahun 1959, Carroll Shelby dan Roy Salvadori bersama-sama mengendarai Aston Martin DBR1 untuk memenangkan balapan di jalan raya, melawan juara bertahan Ferrari di 24 Hours of Le Mans, dan mereka memenangkannya. Prestasi ini luar biasa bagi seorang peternak ayam asal Texas yang tidak bisa berhasil melanjutkan bisnis perunggasan dan menderita penyakit jantung sejak ia berusia tujuh tahun. Meskipun dia tabrakan dua kali saat balapan, hasratnya untuk dunia mobil balap sangat besar. dan akan terus berlanjut jika kesehatannya mengizinkannya. Namun, tidak. Kesehatannya memburuk, jadi dia banting setir untuk membuat mobil balap terbaik.

Untuk seseorang yang memiliki masalah katup jantung sejak ia berusia tujuh tahun, Carroll Shelby tidak hanya memiliki karir balap yang luar biasa tetapi juga seorang visioner otomotif yang sangat berbakat. Warisannya, yang lagendaris adalah saat dia memodifikasi Ford, yang usang, lamban, gemuk, dan tidak menarik, menjadi mobil jalanan yang sangat keren. Dia pun memodif Ford untuk bisa jadi mobil balap spektakuler, di mana akhirnya mobil yang dia desain bisa dijual laris manis seperti kue, bernilai klasik dan dihargai bernilai tinggi hingga saat ini.

Shelby memulai kerjanya dengan menjadi insinyur aeronautika, tetapi ketika Perang Dunia II pecah, ia menjadi pilot uji, dan akhirnya pilot pembom di Korps Udara Angkatan Darat Amerika Serikat. Belakangan, setelah keluar dari militer, dia memulai bisnis truk sampah, menjadi pekerja sumur minyak dan bahkan memulai bisnis unggas, sebelum akhirnya bangkrut kembali.

Sosok Shelby film Ford v Ferrari diperankan oleh Matt Damon sebagaimana dalam film, ditunjukkan bahwa Shelby memuncaki karir balapnya di Le Mans, sebelum akhirnya kesehatannya membuat dia menyerah. Beruntung bagi dia mulai membuat mobil segera setelah pensiun, dan itulah yang paling diingat darinya. Shelby tidak hanya berkecimpung dalam balapan, hanya sekedar pegang kemudinya saja, tapi juga mengerti mesin nya. Awalnya dia pembalap amatir lalu jadi pembalap profesional. Dia mulai balapan gunakan mobil MG teman pada tahun 1952. Balapan terakhirnya adalah pada tahun 1960, dia balapan dengan berbagai sponsor, mobil yang dia cicipi di antaranya Aston Martins, Ferrari,, dan juga Maseratis.

Ford GT40 bukan hanya gagasan Shelby, dia punya kawan mekanik seperti Roy Lunn, Ken Miles, Eric Broadley, dan John Wyer di belakangnya, dan pada awalnya mobilnya diuji oleh Bruce McLaren. Tapi mobil buatannya baru bersinar saat 1964. Saat Carroll Shelby mendapatkan kontrol operasional penuh, serta izin dari Ford untuk membuat Ken Miles jadi pembalap ford GT.

Jauh sebelum GT40 mencapai status kultus, Shelby bermain-main dengan mesin Ford di casing mobil Inggris. Dan dengan demikian antara tahun 1962 dan 1965, Cobra 260 (Mark I) dan Cobra 289 (Mark II) lahir dengan mengambil bentuk Cobra AC Inggris yang diisi mesin Ford V8 di bawah kap.

Saat Ken Miles mengguji Mark I & Mark II Cobras awal, suspensi buruk mobil itu membuat Miles menjuluki nya, “The Turd.” Jadi, ada perubahan mendasar pada Mark 1965-1967, suspensi digunakan ala Ford, dan mobil menjadi sehalus sutra, melaju 0-60 mph dalam flat 4,3 detik. Sementara Mark III merupakan mobil ikonik, meskipun pada saat itu, mobil tersebut kurang laku di pasaran, menegaskan tidak semua Mobil balap Shelby cocok untuk dijual bebas di pasaran.

Related posts

Leave a Comment